Kecakapan seorang sarjana hukum tidak cukup dinilai dari hafalan teks undang-undang, melainkan ditentukan oleh kemampuannya menerapkan penalaran hukum secara taktis dalam menyelesaikan kasus-kasus konkret. Pada Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023, Program Studi Ilmu Hukum menempatkan mahasiswa dalam program magang praktik peradilan dan konsultasi hukum di Kantor Hukum Amanda Law Office. Program ini merupakan bagian dari kurikulum kemahiran hukum praktis yang bertujuan membentuk karakter calon penegak hukum yang tangguh dan profesional.
Di bawah bimbingan langsung para advokat senior, para mahasiswa magang dilibatkan dalam seluruh siklus penanganan perkara, mulai dari penerimaan klien (client intake interview), analisis alat bukti surat dan saksi, hingga penyusunan strategi pembelaan hukum. Mahasiswa secara aktif menyusun rancangan dokumen hukum penting, seperti surat somasi, draf gugatan wanprestasi dan perbuatan melawan hukum (PMH), eksepsi, jawaban gugatan, memori banding, hingga permohonan peninjauan kembali (PK). Di ranah pidana, peserta magang diajak mempelajari teknik pendampingan tersangka di tingkat kepolisian dan kejaksaan dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah (presumption of innocence). Didukung oleh dokumen kerja sama yang sah, program magang di Amanda Law Office ini membuktikan keberhasilan prodi dalam menjalin kemitraan erat dengan kantor hukum swasta terkemuka. Pengalaman lapangan ini memberikan pembelajaran tak ternilai mengenai etika profesi advokat, manajemen kantor hukum, dan teknik negosiasi mediasi, memastikan para mahasiswa siap melangkah mantap menjadi sarjana hukum yang berdaya saing tinggi di pasar kerja profesional.
