Relevansi kurikulum menjadi jantung dari mutu lulusan sarjana hukum yang siap menghadapi dinamika dunia profesi dan perubahan regulasi yang begitu cepat. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Ilmu Hukum bersama Fakultas Hukum UPN “Veteran” Yogyakarta menyelenggarakan lokakarya Pengembangan Kurikulum Bersama pada tahun 2025. Agenda strategis ini bertujuan untuk merevisi, menyelaraskan, dan memperkaya mata kuliah agar relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) serta perkembangan IPTEK di bidang hukum.
Dalam perumusan kurikulum kolaboratif ini, tim pengembang kurikulum kedua pihak meninjau secara mendalam profil Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), integrasi mata kuliah hukum perikatan bisnis modern, hukum kepailitan, kepatuhan hukum (legal compliance), regulasi siber, hingga penataan porsi praktik peradilan semu dan magang terstruktur. Selain itu, forum ini merumuskan skema pertukaran mahasiswa dan penyetaraan sistem kredit semester (SKS) dalam kerangka program Merdeka Belajar, sehingga mahasiswa dapat mengambil mata kuliah unggulan di UPN “Veteran” Yogyakarta secara lintas kampus.
Kegiatan yang telah disahkan melalui dokumen kerja sama resmi ini memastikan bahwa kurikulum Program Studi Ilmu Hukum memiliki standar kualitas nasional yang setara dengan universitas mitra terkemuka. Kurikulum hasil pengembangan bersama ini diharapkan mampu melahirkan sarjana hukum yang tidak hanya menguasai teori dan doktrin hukum secara mendalam, tetapi juga memiliki kepekaan etika, keterampilan praktis litigasi-nonlitigasi, serta daya adaptasi tinggi terhadap dinamika profesi hukum di tingkat nasional maupun internasional.
