Pendidikan sarjana hukum merupakan landasan awal yang memerlukan pembekalan keterampilan profesi hukum lanjutan agar lulusan dapat berkiprah optimal sebagai penegak hukum yang profesional. Menjawab kebutuhan lulusan dan masyarakat hukum, Program Studi Ilmu Hukum sukses menyelenggarakan agenda Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) pada tahun 2023 bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Nasional Persaudaraan Advokatindo Nusantara (Peradi Nusantara). Penyelenggaraan PKPA ini merupakan perwujudan mandat kerja sama resmi dalam rangka mencetak calon-calon advokat yang memiliki integritas moral tinggi serta kemahiran hukum berstandar nasional.
Kurikulum PKPA dirancang secara intensif dan komprehensif, memadukan pendalaman hukum formil dan materiil dengan kemahiran teknis yang dipandu oleh hakim, jaksa, akademisi hukum senior, serta advokat berpengalaman dari Peradi Nusantara. Peserta dibekali materi mengenai hukum acara pidana dan perdata lanjutan, teknik penyusunan surat gugatan dan eksepsi, hukum acara peradilan agama, peradilan tata usaha negara, hukum acara mahkamah konstitusi, perancangan kontrak bisnis (legal contract drafting), hingga teknik litigasi arbitrase dan mediasi perbankan. Seluruh peserta ditekankan untuk menjunjung tinggi kode etik profesi advokat sebagai officium nobile.
Kegiatan yang terselenggara dengan sukses dan terdokumentasi dalam dokumen kerja sama serta publikasi web institusi ini menjadi bukti komitmen prodi dalam memfasilitasi percepatan transisi karier lulusan sarjana hukum. Melalui kemitraan ini, program studi mengukuhkan perannya tidak hanya sebagai lembaga pencetak sarjana hukum yang kritis, tetapi juga sebagai motor penggerak lahirnya advokat-advokat masa depan yang menjunjung tinggi keadilan dan kepastian hukum.


