Reputasi intelektual dan kapasitas metodologi riset para tenaga pendidik Program Studi Ilmu Hukum kembali mencatatkan rekognisi bergengsi di kancah pendidikan tinggi regional. Pada tahun 2025, salah seorang dosen terbaik prodi secara resmi ditunjuk untuk mengemban amanah sebagai Mitra Bestari (Peer-Reviewer) pada jurnal ilmiah internasional yang diterbitkan oleh Universiti Malaya. Kepercayaan ini menjadi tolok ukur pengakuan universitas riset papan atas Malaysia terhadap integritas akademik dan kepakaran dosen prodi dalam bidang disiplin ilmu hukum tertentu.
Dalam perannya sebagai peninjau ahli naskah ilmiah internasional, dosen prodi bertanggung jawab melakukan evaluasi kritis terhadap artikel-artikel yang diajukan oleh para peneliti dan akademisi dari berbagai negara. Proses penelaahan mencakup penilaian atas kebaruan gagasan (novelty), ketajaman rumusan masalah yuridis, validitas dan kesesuaian metodologi penelitian normatif maupun empiris, kekuatan argumentasi hukum, kepatuhan etika riset, hingga relevansi rujukan referensi ilmiah yang digunakan. Standar telaah yang ketat ini menjadi penentu utama dalam menjaga mutu dan kredibilitas jurnal ilmiah bereputasi tersebut.
Pencapaian personal dosen ini didukung oleh dokumen kerja sama yang sah dan memberikan kontribusi institusional yang sangat signifikan bagi pemenuhan indikator rekognisi program studi. Keterlibatan aktif dalam jajaran dewan penelaah jurnal internasional tidak hanya memperkuat legitimasi kepakaran dosen yang bersangkutan, melainkan juga menempatkan Program Studi Ilmu Hukum dalam lingkaran dialog akademik internasional yang bereputasi tinggi.
