Singaraja — Sekelompok mahasiswa yang menjalani program magang di Kantor Notaris/PPAT Dr. I Kadek Dony Hartawan, S.H., M.Kn., memperoleh beragam pengalaman praktis selama satu pekan kegiatan, mulai dari administrasi kenotariatan hingga pelayanan di sejumlah instansi pemerintah. Kelima mahasiswa tersebut, yaitu Ni Kadek Febri Dewi Tirani, Ni Kadek Evi Saraswati, Ni Luh Eka Puspita, Ni Komang Pramudiasari, dan Ni Komang Merlinda Putri, dilibatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan operasional kantor maupun kunjungan lapangan ke instansi terkait.
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng oleh Ni Kadek Febri Dewi Tirani untuk melakukan pembayaran tunggakan pajak sekaligus pengecekan gambar bidang tanah. Pada waktu bersamaan, Ni Kadek Evi Saraswati mengunjungi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Buleleng bersama staf kantor notaris guna melakukan pembayaran dan pengambilan sertifikat, sementara Ni Luh Eka Puspita bertugas sebagai resepsionis, dan Ni Komang Pramudiasari bersama Ni Komang Merlinda Putri melaksanakan pembukuan transaksi akta PPAT.
Selanjutnya, seluruh peserta magang mengikuti praktik menjahit akta sebagai bagian dari pembelajaran administrasi dokumen notaris. Ni Kadek Evi Saraswati kembali mengunjungi BPN Kabupaten Buleleng untuk pengambilan sertifikat, sedangkan Ni Kadek Febri Dewi Tirani berkesempatan menyaksikan langsung proses transaksi jual beli di kantor notaris. Para mahasiswa juga dilibatkan dalam proses pemindaian (scan) dokumen-dokumen penting untuk keperluan arsip digital agar penyimpanan data lebih aman dan mudah diakses, serta mendapat bimbingan langsung dari staf kantor dalam penggunaan mesin ketik.
Tidak hanya itu, empat mahasiswa yakni Ni Kadek Evi Saraswati, Ni Kadek Febri Dewi Tirani, Ni Komang Pramudiasari, dan Ni Komang Merlinda Putri turut melakukan pengisian data para pihak ke dalam buku catatan notaris secara teliti dan sistematis sesuai dokumen yang telah disiapkan, guna mendukung proses administrasi pencatatan dalam pembuatan akta. Sementara itu, Ni Luh Eka Puspita kembali menjalankan tugas sebagai resepsionis, menerima tamu, dan memberikan informasi kepada pihak yang berkunjung ke kantor notaris.
Pengalaman menarik lain juga diperoleh para mahasiswa ketika menjadi saksi dalam sidang di BPN Kabupaten Buleleng terkait silsilah sertifikat lama yang akan dialihkan menjadi sertifikat elektronik, yang diwakili oleh Evi dan Febri. Selain itu, tiga mahasiswa yaitu Puspita, Merlinda, dan Febri berkesempatan menyaksikan langsung jalannya sidang perdata di Pengadilan Negeri Singaraja. Kegiatan lapangan lainnya meliputi pengambilan tanda tangan klien ke kediamannya, yang diwakili oleh Pramudiasari, Puspita, dan Merlinda.
Selama masa magang berlangsung, kelima mahasiswa juga bergantian menjalankan berbagai tugas rutin kantor, di antaranya menjahit akta, mengisi dan memindai dokumen klien, melayani klien yang datang untuk registrasi di bagian resepsionis, mengurus sertifikat ke BPN, melakukan pembayaran tunggakan pajak serta pengecekan gambar bidang tanah ke Bapenda, hingga melakukan aktivasi akun NJOP ke sistem CORTEX di Kantor Pelayanan Pajak (KPP).
Rangkaian kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam memahami secara langsung praktik kenotariatan, prosedur pertanahan, serta pelayanan administrasi publik, sekaligus memperkuat kesiapan mereka menghadapi dunia kerja di bidang hukum dan kenotariatan.





